Cara Menghapus Spam, AutoFollower, AutoLike, pada Sosial Media
Minggu, 15 Maret 2015
Posted by Rendy Nadyan Blog
Hay hari saya akan berbagi pengetahuan tentang masalah Spam.
Banyak hari ini kita temui sosial media teman kita seperti facebook, dll. Mengirim pemberitahan secara bebas, atau mengshare link sendiri tanpa sepengetahuan kita. Ini disebabkan oleh anda mengizinkan sesuatu aplikasi untuk orang tersebut dapat mengakses akun anda. Semua proses akan sama saja. Ok langsung saja saya praktekkan cara mengatasi permasalahan tersebut.
Pada Facebook :
1. Masuk ke akun facebook ( www.facebook.com ) :
2. Pilih settings(pengaturan) pada facebook anda :
3. Pilih Apps (Aplikasi) :
4.Check aplikasi yang memungkingkan memunculkan spam setiap harinya dihalaman facebook anda :
5. Click tanda silang "x" untuk meremove / mencabut hak akses aplikasi spam tersebut :
6. Dan aplikasi tadi telah hilang :
Dan Selamat masalah anda teratasi untuk sosial media Facebook.
Pada Instagram :
1. Masuk ke akun Instagram ( www.instagram.com) :
2. Click Profil (sunting profil) :
3. Click Apps (Kelola Aplikasi) :
4. Pilih Aplikasi yang menurut anda spam. Dan segera cabut hak izinnya.
Dan Selamat masalah anda teratasi untuk sosial media Instagram.
Pada Twitter :
1. Masuk ke akun Twitter ( www.twitter.com ) :
2. Click Profil anda terus masuk ke setting (pengaturan) :
3. Cari tulisan apps (aplikasi) terus klik :
4. Cari aplikasi yang menurut anda, itulah penyebab Spam di sosial media anda :
5. Setelah anda temukan masalahnya clik remove acces, atau cabut hak izin aplikasi :
Banyak hari ini kita temui sosial media teman kita seperti facebook, dll. Mengirim pemberitahan secara bebas, atau mengshare link sendiri tanpa sepengetahuan kita. Ini disebabkan oleh anda mengizinkan sesuatu aplikasi untuk orang tersebut dapat mengakses akun anda. Semua proses akan sama saja. Ok langsung saja saya praktekkan cara mengatasi permasalahan tersebut.
Pada Facebook :
1. Masuk ke akun facebook ( www.facebook.com ) :
2. Pilih settings(pengaturan) pada facebook anda :
3. Pilih Apps (Aplikasi) :
4.Check aplikasi yang memungkingkan memunculkan spam setiap harinya dihalaman facebook anda :
5. Click tanda silang "x" untuk meremove / mencabut hak akses aplikasi spam tersebut :
6. Dan aplikasi tadi telah hilang :
Dan Selamat masalah anda teratasi untuk sosial media Facebook.
Pada Instagram :
1. Masuk ke akun Instagram ( www.instagram.com) :
2. Click Profil (sunting profil) :
3. Click Apps (Kelola Aplikasi) :
4. Pilih Aplikasi yang menurut anda spam. Dan segera cabut hak izinnya.
Dan Selamat masalah anda teratasi untuk sosial media Instagram.
Pada Twitter :
1. Masuk ke akun Twitter ( www.twitter.com ) :
2. Click Profil anda terus masuk ke setting (pengaturan) :
3. Cari tulisan apps (aplikasi) terus klik :
4. Cari aplikasi yang menurut anda, itulah penyebab Spam di sosial media anda :
5. Setelah anda temukan masalahnya clik remove acces, atau cabut hak izin aplikasi :
Dan Selamat masalah anda teratasi untuk sosial media Twitter.
Hal ini terjadi karena anda mengizinkan diri anda untuk mengakses info tersebut. Bukan karena seseorang hacker yang mengambil account anda, tetapi andalah hackernya yang menyebarkan informasi anda ke orang lain.
Hari ini saya akan kembali bercerita.
Sekilas cerita dari banyak cerita dari kehidupan saya.
Dihari ini saya pergi berobat sama kedua ortu saya, dimana yang mengalami sakit adalah papa saya.
Ya papa saya sudah 1 bulan belakangan ini mengalami gejala-gejala penyakit VERTIGO.
Ya VERTIGO, penyakit yang termasuk juga bisa membuat seseorang mendekati STROK dan kemudian meninggal. Jadi yang belum tau apa itu VERTIGO. Vertigo dapat adalah salah satu bentuk gangguan keseimbangan dalam telinga bagian dalam sehingga menyebabkan penderita merasa pusing dalam artian keadaan atau ruang di sekelilingnya menjadi serasa 'berputar' ataupun melayang. (Sumber Wikepedia).
So, gejala tersebut sekarang sedang dialami papa saya.
Ya sebenarnya banyak saja yang menyebabkan anda bisa terkena penyakit VERTIGO ini.
1. Dalam pola makan anda sehari hari.
2. Dalam pola beristirahat anda, ya tidur tidak teratur sering begadang, dll.
3. Sering banyak beban pikiran, yang membuat anda menguras banyak energi.
Contohnya, ketika "Anda putus tapi belum bisa move-on" :D
Ini mungkin saja bisa menyebabkan VERTIGO Stadium 2.
Dan hari ini untuk sekian kalinya papa saya berobat ke dokter yang sama. Ya selama dipekanbaru saya hanya bisa mendengar kabar saja. Jadi gaak tau tempat berobatnya dimana.
Selesai makan malam dirumah, saya dan kedua orang tua saya pergi ke tempat berobat. Ya saya termasuk orang yang bosan dengan kata "MENUNGGU" karena "MENUNGGU" adalah hal yang saya benci. Ya untung saja pasien tidak terlalu banyak.
Ya sambil menunggu pasien yang didalam. Saya keluarkan ANDROID saya untuk bermain Game.
Ya mengisi kekosongan saat menunggu, kalau gak main GAME, UPDATE STATUS. Namanya juga anak zaman. Ya saat menunggu alangkah baiknya begitu.
10 Menit kemudian, orang tua saya dipanggil buat di check. Ya saya menunggu saja diluar karena diluar ada TV kebetulan Sinetron "Ganteng Ganteng Serigala". Daripada ikut ke dalam gak ada TV, enak nonton GGS sambil main game. Ya menunggu sambil melakukan aktivitas yang kita senangi biasanya waktu tidak terasa lama.
Tidak beberapa menit kemudian, saya dipanggil suster untuk masuk ke dalam.
Ya saya sedikit cemas, takut kenapa2.
*Masuk dengan perlahan*
Ketika masuk saya langsung disambut oleh dokter tersebut. Ya hal-hal yang saya bayangkan alhamdullilah tidak terjadi.
*Duduk dengan santai*
Ya mulailah percakapannya :
D : Dokter
R : Gue
D : Siapa namanya ?
R : Rendy dok,
D : Owh, Kuliah dimana ???
R : *sebutin selengkap2nya* Kuliah di Politeknik Caltex Riau dok.
D : Wow, bagus tuh....
R : "Bicara dalam hati" *Saya berani bertaruh dokter pasti gak tau kampus saya*
D : Gimana ip nya bagus ?
R : "Bicara dalam hati" "Ini dokter baru kenal dikit aja sama gue, kok langsung tembak nanya IP. Sakit dok, sakit ! *gantian berobat* " Alhamdullilah masih bagus dok, terakhir IPK masih 3 ke atas.
D : Oya ? Bagus tuh.
Tapi, disaat selah2 percakapan tersebut. Dokter tidak bertanya jurusan apa saya.
Dokter langsung bercerita.
D : Saya buk, pak. Datang ke wisudahan anak saya. Ya wisudahan anak saya di Binus. Jadi saat wisuda itu setiap mahasiswa dipanggil. Misalnya Arita dengan IPK 3,7 bla2. Dan ada salah satu mahasiswa yang membuat saya terkagum, dan semua orang mungkin pengen anaknya seperti dia. Mahasiswa tersebut dipanggil dengan IPK 4.0. Pertanyaan saya? Apakah IPK 4.0 menjamin dia sukses ? Apakah IPK 4.0 membuat seseorang itu berhasil ? Apakah IPK 4.0 membuat orang lebih mudah diterima kerja ? Belum tentu buk, pak, 'ke orang tua saya'.
D : Saya dengar rendy, tegang ya banyak takut ya ?
R : Saya cuma takutnya saat UAS aja dok.
D : Waa, kamu seharusnya jangan gtu.
Saya waktu tingkat 5. Kalau sekarang mungkin semester 10, besok saya ada test. Buku yang dipelajari setebel2 Kitab. Ya karena saya ingin bisa menjawab buat besok saya pelajari. Jam 4 baru saya tidur pak,buk. Pas diruang kelas, saya menangis pak,buk. Ngak bisa saya menjawabnya, lupa semua yang dipelajari kemarin. Padahal baru tadi pagi saya belajar.
R : "Dokter aja belajarnya SKS = Sistem Kebut Semalam, dia aja SKS bisa jadi dokter. Masa saya SKS=Sistem kebut sejam ngak bisa lebih dari seorang dokter" *ngayaaaaaal tingkat tinggi*
Dokter kembali lagi bertanya.
D : Kamu cita cita kamu ingin jadi apa ?
R : *Pertanyaan ini kalau waktu kecil gampang jawabnya kalau sudah besar bingung mau jawab apa* *Dalam hati jawabnya waktu kecil cita2 aku ingin jadi Dokter*
D : Atau pengen jadi macam papa ?
R : Ya dok, saya pengen jadi macam papa. *untung dokter itu jawab pertanyaannya sendiri*
Dokter pun tidak bosan bertanya ...
D : Kamu ingin seperti papa kamu atau lebih seperti papa ?
R : Ya saya ingin lebih dari papa saya dok ! *tekad yang kuat* *tunjuk gigi ke dokter*
D : Kamu yakin akan lebih dari seperti papamu ? Seberapa besar peluang kamu akan lebih sukses daripada papamu ?
R : *gosok dada* "Main2 peluang dokter neh, Martikulasi aja matematika gue C dok"
Ya emang belum nampak dok, tapi saya berusaha sekuat mungkin dok.
Dokter kembali bercerita.
D : Ada teman saya kedokteran juga, dia pintar sekali. Setiap jumpa sama anaknya dia terus menekankan anaknya untuk belajar. Tapi logikanya kalau dokter yang pintar biasanya pasiennya banyak. Ini pasiennya tak ada sama sekali. Kira2 menurut kamu apa penyebabnya ?
R : *Apakah gue sudah sidang akhir ? asyik ditanya terus*
Menurut gue dok, "Kurang pergaul"
D : Bisa jadi, terus ?
R : Kurangnya cara menyampaikan maksud dan tujuan yang ingin disampaikan.
D : Ya betul, tapi kamu tau ngak sebetulnya apa. Dua hal yang mengalami orang itu sukses, yaitu rasa Ragu2 / Takutnya. Jadi menghadapi sesuatu itu harus santai, Santai bukan berarti tidak belajar. Kamukan baru S1 kan ?
R : Iya dok.
D : S1 itu belum pendidikan yang sebenarnya, istilahnya kamu masih dalam bangku permainan. S2 juga tapi sudah masuklah dalam permainannya. S3 itu baru namanya pendidikan.
R : *anguk2 kepala*
Dokter kembali bercerita .
D : Sama macam nasib seorang profesor. Dia juga seorang dokter, seorang profesor pasti udah menemukan teori atau temuan yang baru dibidangnya masing2. Tetapi kenapa dia juga sepi pasien yang berobat ke dia ? Ya itu masalahnya, karena dia ragu ragu dalam suatu hal tindakannya. Disaat pasien telah diperiksa, saat si dokter memberikan resep obat kepada pasien. Dia ragu memberikan resep buat pasiennya. Selalu merobek kertas resep, saat menulis resep terus dia pikir terus dia robek kertasnya. Akhirnya pasien menganggap dokter ini tidak ahli dalam bidangnya. Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh dokter tersebut ? Saat membuat resep, seorang dokter seharusnya tidak ragu untuk memberikan resep tersebut. Tetapi dokter ini, dia memikirkan semuanya.
Saat ku kasih pasien ini obat ini, kira2 membantu gak ya ?
Oya obat inikan ada effect sampingnya !
Tampaknya obat ini tidak cocok dengan pasien ini !
Hal inilah yang membuat dokter tersebut kehilangan pelangganya.
R : Hmm gitu ya dok..
D : Jadi ya intinya jangan Takut2lah . . . Hadapin saja kan masalah itu selalu saja muncul. Jadi ya hadapi saja.
D : *Dokter manggil perawat untuk panggil pasien berikutnya*
R : Oke dok, makasih ya dok.
D : Ya sama2 ren
R : *Kok jadi gue yang dikasih resep obat*
Keluar dari ruangan tersebut. Langsunglah mama gue ngomel2.
M : Bang, abang ikut ke dalam kena tambahan mama 50 rbu bayar jadinya.
R : Kenapa gitu ma ? Kan abang tngk berobat.
M : Ya iyalah, abangkan nguras waktu dokter itu.
R : Hmm, pantesan kawan2 gue di Medan banyak disuruh ortunya buat jadi seorang dokter. Ngomel2 15 mnit aja udah bayar 50 rbu.
Ya inilah sekilas cerita gue semoga bermanfaat dan memberi teladan bagi kita semua.
Kalau anda suka mohon diLike.
Kalau anda menjadikan tread ini Favorite mohon di SHARE.
Kalau anda tidak suka mohon tinggalkan Komentar maupun saran anda.
Kisah bersama dokter di palembang.
Apotek Dempo
Nama Dokternya : Jimmi Sabirin
Bagian : Spesialist saraf
Sekilas cerita dari banyak cerita dari kehidupan saya.
Dihari ini saya pergi berobat sama kedua ortu saya, dimana yang mengalami sakit adalah papa saya.
Ya papa saya sudah 1 bulan belakangan ini mengalami gejala-gejala penyakit VERTIGO.
Ya VERTIGO, penyakit yang termasuk juga bisa membuat seseorang mendekati STROK dan kemudian meninggal. Jadi yang belum tau apa itu VERTIGO. Vertigo dapat adalah salah satu bentuk gangguan keseimbangan dalam telinga bagian dalam sehingga menyebabkan penderita merasa pusing dalam artian keadaan atau ruang di sekelilingnya menjadi serasa 'berputar' ataupun melayang. (Sumber Wikepedia).
So, gejala tersebut sekarang sedang dialami papa saya.
Ya sebenarnya banyak saja yang menyebabkan anda bisa terkena penyakit VERTIGO ini.
1. Dalam pola makan anda sehari hari.
2. Dalam pola beristirahat anda, ya tidur tidak teratur sering begadang, dll.
3. Sering banyak beban pikiran, yang membuat anda menguras banyak energi.
Contohnya, ketika "Anda putus tapi belum bisa move-on" :D
Ini mungkin saja bisa menyebabkan VERTIGO Stadium 2.
Dan hari ini untuk sekian kalinya papa saya berobat ke dokter yang sama. Ya selama dipekanbaru saya hanya bisa mendengar kabar saja. Jadi gaak tau tempat berobatnya dimana.
Selesai makan malam dirumah, saya dan kedua orang tua saya pergi ke tempat berobat. Ya saya termasuk orang yang bosan dengan kata "MENUNGGU" karena "MENUNGGU" adalah hal yang saya benci. Ya untung saja pasien tidak terlalu banyak.
Ya sambil menunggu pasien yang didalam. Saya keluarkan ANDROID saya untuk bermain Game.
Ya mengisi kekosongan saat menunggu, kalau gak main GAME, UPDATE STATUS. Namanya juga anak zaman. Ya saat menunggu alangkah baiknya begitu.
10 Menit kemudian, orang tua saya dipanggil buat di check. Ya saya menunggu saja diluar karena diluar ada TV kebetulan Sinetron "Ganteng Ganteng Serigala". Daripada ikut ke dalam gak ada TV, enak nonton GGS sambil main game. Ya menunggu sambil melakukan aktivitas yang kita senangi biasanya waktu tidak terasa lama.
Tidak beberapa menit kemudian, saya dipanggil suster untuk masuk ke dalam.
Ya saya sedikit cemas, takut kenapa2.
*Masuk dengan perlahan*
Ketika masuk saya langsung disambut oleh dokter tersebut. Ya hal-hal yang saya bayangkan alhamdullilah tidak terjadi.
*Duduk dengan santai*
Ya mulailah percakapannya :
D : Dokter
R : Gue
D : Siapa namanya ?
R : Rendy dok,
D : Owh, Kuliah dimana ???
R : *sebutin selengkap2nya* Kuliah di Politeknik Caltex Riau dok.
D : Wow, bagus tuh....
R : "Bicara dalam hati" *Saya berani bertaruh dokter pasti gak tau kampus saya*
D : Gimana ip nya bagus ?
R : "Bicara dalam hati" "Ini dokter baru kenal dikit aja sama gue, kok langsung tembak nanya IP. Sakit dok, sakit ! *gantian berobat* " Alhamdullilah masih bagus dok, terakhir IPK masih 3 ke atas.
D : Oya ? Bagus tuh.
Tapi, disaat selah2 percakapan tersebut. Dokter tidak bertanya jurusan apa saya.
Dokter langsung bercerita.
D : Saya buk, pak. Datang ke wisudahan anak saya. Ya wisudahan anak saya di Binus. Jadi saat wisuda itu setiap mahasiswa dipanggil. Misalnya Arita dengan IPK 3,7 bla2. Dan ada salah satu mahasiswa yang membuat saya terkagum, dan semua orang mungkin pengen anaknya seperti dia. Mahasiswa tersebut dipanggil dengan IPK 4.0. Pertanyaan saya? Apakah IPK 4.0 menjamin dia sukses ? Apakah IPK 4.0 membuat seseorang itu berhasil ? Apakah IPK 4.0 membuat orang lebih mudah diterima kerja ? Belum tentu buk, pak, 'ke orang tua saya'.
D : Saya dengar rendy, tegang ya banyak takut ya ?
R : Saya cuma takutnya saat UAS aja dok.
D : Waa, kamu seharusnya jangan gtu.
Saya waktu tingkat 5. Kalau sekarang mungkin semester 10, besok saya ada test. Buku yang dipelajari setebel2 Kitab. Ya karena saya ingin bisa menjawab buat besok saya pelajari. Jam 4 baru saya tidur pak,buk. Pas diruang kelas, saya menangis pak,buk. Ngak bisa saya menjawabnya, lupa semua yang dipelajari kemarin. Padahal baru tadi pagi saya belajar.
R : "Dokter aja belajarnya SKS = Sistem Kebut Semalam, dia aja SKS bisa jadi dokter. Masa saya SKS=Sistem kebut sejam ngak bisa lebih dari seorang dokter" *ngayaaaaaal tingkat tinggi*
Dokter kembali lagi bertanya.
D : Kamu cita cita kamu ingin jadi apa ?
R : *Pertanyaan ini kalau waktu kecil gampang jawabnya kalau sudah besar bingung mau jawab apa* *Dalam hati jawabnya waktu kecil cita2 aku ingin jadi Dokter*
D : Atau pengen jadi macam papa ?
R : Ya dok, saya pengen jadi macam papa. *untung dokter itu jawab pertanyaannya sendiri*
Dokter pun tidak bosan bertanya ...
D : Kamu ingin seperti papa kamu atau lebih seperti papa ?
R : Ya saya ingin lebih dari papa saya dok ! *tekad yang kuat* *tunjuk gigi ke dokter*
D : Kamu yakin akan lebih dari seperti papamu ? Seberapa besar peluang kamu akan lebih sukses daripada papamu ?
R : *gosok dada* "Main2 peluang dokter neh, Martikulasi aja matematika gue C dok"
Ya emang belum nampak dok, tapi saya berusaha sekuat mungkin dok.
Dokter kembali bercerita.
D : Ada teman saya kedokteran juga, dia pintar sekali. Setiap jumpa sama anaknya dia terus menekankan anaknya untuk belajar. Tapi logikanya kalau dokter yang pintar biasanya pasiennya banyak. Ini pasiennya tak ada sama sekali. Kira2 menurut kamu apa penyebabnya ?
R : *Apakah gue sudah sidang akhir ? asyik ditanya terus*
Menurut gue dok, "Kurang pergaul"
D : Bisa jadi, terus ?
R : Kurangnya cara menyampaikan maksud dan tujuan yang ingin disampaikan.
D : Ya betul, tapi kamu tau ngak sebetulnya apa. Dua hal yang mengalami orang itu sukses, yaitu rasa Ragu2 / Takutnya. Jadi menghadapi sesuatu itu harus santai, Santai bukan berarti tidak belajar. Kamukan baru S1 kan ?
R : Iya dok.
D : S1 itu belum pendidikan yang sebenarnya, istilahnya kamu masih dalam bangku permainan. S2 juga tapi sudah masuklah dalam permainannya. S3 itu baru namanya pendidikan.
R : *anguk2 kepala*
Dokter kembali bercerita .
D : Sama macam nasib seorang profesor. Dia juga seorang dokter, seorang profesor pasti udah menemukan teori atau temuan yang baru dibidangnya masing2. Tetapi kenapa dia juga sepi pasien yang berobat ke dia ? Ya itu masalahnya, karena dia ragu ragu dalam suatu hal tindakannya. Disaat pasien telah diperiksa, saat si dokter memberikan resep obat kepada pasien. Dia ragu memberikan resep buat pasiennya. Selalu merobek kertas resep, saat menulis resep terus dia pikir terus dia robek kertasnya. Akhirnya pasien menganggap dokter ini tidak ahli dalam bidangnya. Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh dokter tersebut ? Saat membuat resep, seorang dokter seharusnya tidak ragu untuk memberikan resep tersebut. Tetapi dokter ini, dia memikirkan semuanya.
Saat ku kasih pasien ini obat ini, kira2 membantu gak ya ?
Oya obat inikan ada effect sampingnya !
Tampaknya obat ini tidak cocok dengan pasien ini !
Hal inilah yang membuat dokter tersebut kehilangan pelangganya.
R : Hmm gitu ya dok..
D : Jadi ya intinya jangan Takut2lah . . . Hadapin saja kan masalah itu selalu saja muncul. Jadi ya hadapi saja.
D : *Dokter manggil perawat untuk panggil pasien berikutnya*
R : Oke dok, makasih ya dok.
D : Ya sama2 ren
R : *Kok jadi gue yang dikasih resep obat*
Keluar dari ruangan tersebut. Langsunglah mama gue ngomel2.
M : Bang, abang ikut ke dalam kena tambahan mama 50 rbu bayar jadinya.
R : Kenapa gitu ma ? Kan abang tngk berobat.
M : Ya iyalah, abangkan nguras waktu dokter itu.
R : Hmm, pantesan kawan2 gue di Medan banyak disuruh ortunya buat jadi seorang dokter. Ngomel2 15 mnit aja udah bayar 50 rbu.
Ya inilah sekilas cerita gue semoga bermanfaat dan memberi teladan bagi kita semua.
Kalau anda suka mohon diLike.
Kalau anda menjadikan tread ini Favorite mohon di SHARE.
Kalau anda tidak suka mohon tinggalkan Komentar maupun saran anda.
Kisah bersama dokter di palembang.
Apotek Dempo
Nama Dokternya : Jimmi Sabirin
Bagian : Spesialist saraf
Apa Yang terjadi dihari Jum'at ?
Ya yang terjadi adalah seperti yang diatas. Kejadian yang tidak diinginkan pun terjadi. Tapi sebelum melanjut kesana mari kita flashback kejadiannya.
Ya setibanya taufiq pulang, saya pun mengingatkan kepada Taufiq untuk hati2.
Gue : "Taufiq, hati2 ya fiq. Perasaan aku gak enak !"
Taufiq : "Sialan kau ren,"
Dan keesokan harinya hari jum'at . . . .
Jam pertama diperkuliahan adalah Manpro, Manajemen Proyek.
Dosen mengabsen dan dapatlah giliran nama si taufiq yang dipanggil.
Pas ditanya Taufiq, mana taufiq ? Taufiq nya datang ngak ?
Kawan gue samuel bilang. Taufiqnya gak datang pak. Dia Sakit
Dalam Hati gue : *tuh kan bener ! Perasaan gue tentang dia tadi. Pasti dia jatuh*
Dan lanjutlah ke matakuliah terakhir.
Ini janji udah dibuat, janjinya hari jum'at ini.
Tapi semua orang ini pasang muka Bdmd. Mau apa kalau mereka bdmd kan ?
Tapi ya tetap aja, orang tuh gue ajak terus.
Kapan neh bubar ? *ya atur ajalah wak, gue ikut aja*
Jam udah nunjukkan jam 12.00
Warga yang beragama islam khususnya Laki-Laki pergi Shalat Jum'at
Selesai shalat jum'at waktu terus berlalu,
Jam 13.00
Jam 13.10
Jam 13.30
Jam 14.00
Jam 14.05
Jam 14.25
Jam 15.00
Gue tanyakan terus ke mereka semua, makan dimana neh ? Jadi gak ? *bla2*
Tak ada satupun yang bisa ditanya. Apalagi nemenin bookingnya.
Akhirnya gue pergi sendiri cari tempat
Pergi Ke Warung Steak Penuh
Pergi Ke AyamLomak Penuh
Terakhir orang ini baru mau chat semua. Yaudah dimana yang ada aja yang kosong.
Pikiran gue cuma tertuju kepada KFC.
Masa buber makan KFC -_-"
Terakhir gue pergi ke StartCity, pengennya si Ke StartCity cuma ada yang lebih murah dan lebih enak disebelahnya kenapa tidak. Iga Iga Bakso. Gue pergi ke kasir, gue booking makanan, dan gue booking mbak tuh eh maksudnya tempat.
Ya sebagai JOMBLO yang SEHAT dan KUAT.
Menunggu itu adalah hal yang biasa, ya enak jadi Jomblo bisa melirik sepuasnya.
Dak ada yang melarang . . .. . . .
Ya ending storynya.
Mereka datang, mereka buka, foto2 gak jelas, ngerjain si Sekre 2 BEM, buat Video, dan yang serunya main sepeda. Sebenarnya malam itu panjang, tapi karena Tong Susu dan D'nenen Gantung penuh makanya kami gak jadi habiskan malam.
Banyak yang ingin diceritakan si.
Cuma karena banyak Project sampai disini aja ya.
4 Orang Tengok Ke Kamera. Yang lain pada nengok petasan
Semakin penasaran tengok petasan, ekspresinya semakin di shock. Si Pinky Makin Eksis
AutoFocus cuma only ke gue sama si Pinky Behel, kawan sebelah tidur :D
Dari sekian banyak foto, cuma ini yang bagus. Loh bisa milih cowok mana yang ganteng. Kalau loe pintar loe pasti milih gue.
Ini pemilik tongsis yang megang (Fatrah)
Ini Kawan Gue yang Megang Tongsis Joko
Ini Kawan Gue Widya yang megang Tongsis
Ini Gue yang megang TongSis
Hmm,
Kembali lagi membuat tread. But today is a litle my story.
Judulnya aneh tapi mengesankan, Malam sebelum pulang kampung ? :p
Sebenarnya apa yang terjadi malam sebelum pulang kampung ? :o
Ya gak ada terjadi sesuatu yang aneh si.
Gubernur Pekanbaru masih Annas . . .
Kucing masih beranak Kucing . . .
Bulan masih ditemani sama Bintang . . .
Matahari alhamdullilah masih terbit dari timur . . .
dan Status JOMBLO masih tetaplah JOMBLO
Dari pada nanya2 kejadian apa yang gue alami malam sebelum kampung, yuk mari
Add Pin BB Gue 2218506*
Atau bisa hubungi ke No gue 0813-9729-****
Ya kalau loh gak sabaran bisa langsung calling gue kok.
Ya tapi tetap aja, memories itu alangkah sebaiknya di share. Ya ngak seru seru amat si. Ya tapi cukuplah menghilangkan beratnya beban kuliah.
Oke cukup basa basinya, nantik keburuan basi :D
Buka Bersama biasa disingkat Buber adalah kata kata yang indah untuk diucapkan disaat bulan ramadhan. Ya selain menahan haus dan lapar maupun menahan perilaku kita, buber adalah bentuk untuk meningkatkan solidaritas sesama teman. Ya berawal dari ide bongak bongak. Hari itu tercetuslah ide dari rekan bascamp Bobby Putra untuk membuat BuBer antar anggota Bascamp.
Ya apa yang saya pikirkan ?
Ya enaknya dibulan ramadhan ya gtu. Uang Jajan Masih tetap dengan tarif yang sama. Tetapi pengeluaran tidak sama seperti dibulan biasanya. Ya kalau hanya sekedar Buber si bisalah untuk diatasi dari uang jajan yang berlebih di bulan ini.
Hal ini sudah terencanakan. . . . . .
Ya berusaha mengumpulkan 1 Group Full itu emang sulit. Emang dimana ketika melakukan suatu acara harus ada yang tidak bisa hadir. Karena kta telah diberikan waktu oleh Allah Swt 24 Jam. Dan 24 Jam setiap orang pasti berbeda.
Hari selasa, mulailah membentuk semua group chat di bbm. Untuk mengumpulkan masa. Dari sekian chat semua setuju. Ya apa yang terpikir sama saya, ya ini akan bisa datang semua lengkap. Dan akhirnya kami Fix kan hari Kamis / 17-07-2014.
Dan ketika hari itu telah tiba, ya sesuai dugaan. Ada disatu sisi seorang tidak bisa. Dan Ada disatu sisi seorang bisa. Ya pilihan yang sulit karena yang dibutuhkan adalah KEBERSAMAAN TANPA BATAS ya yang dimana maunya 1 Group itu tetap utuh dan bisa semuanya hadir.
Ya tapi salah dua orang teman sebut aja namanya Widya dan Cici saat itu lebih mempentingkan PACARnya dari pada Kami. Ya tidak ada yang salah si, yang salah cuma dari gue aja. Kenapa gak punya pacar. Jomblo kalau dengar yang gituan terusik hatinya. Pasti marah2 dan mengeluarkan kata2 mutiara Jomblo.
"Awak neh apalah ? Hanya sebotol kalengnyo !"
"Yolah pikirkan ajalah pacar tuh ! Saat susah sama kami saat senang sama pacar !!!"
"Udah punya pacar, lupa sama kawan ?" << ini si yang lebih banyak digunakan oleh Jombloes
Ya dan akhirnya hari itu batal. Tetapi disatu sisi salah satu teman inginnya dan semangatnnya hari Kamis. Ya namanya akan Kami samar, yaitu Taufiq. Pulang dari kampus, bedebat didalam kamar kost, ya si taufiq berusaha membujuk kami untuk bisa hadir. Ya mau gimana lagi ? Kebersamaan tanpa batas itu ya maunya lengkap terus disetiap acara.
Taufiq keluarkanlah segala opininya.
"Aku dak bisa do kalau besok "
"Motor ntah ada ntah dak"
"Ntah digasi izin ntah dak"
"Uang nipis ni akhir bulan"
Dan lain lainnya yang membuat kami sedih dan terharu mendengar opininya.
Ya tetap aja KEBERSAMAAN TANPA BATAS membuat kami semuanya setuju untuk mengundurkan acara Bubernya hari Jum'at.
Dan si Taufiq pun pulang, dengan muka . . . .
Ya emang gtu mukanya, sedih, senang, gembira, tetap kusut.
So ???
Apa yang terjadi di hari jum'at ?
SURAT DARI SAUDARI MUSLIMAH PALESTINA
Assalamu’alaikum warahmatullah….
Saudariku,Aninda,,,
Sekiranya kalian tahu,,kami disini di palestina ini ibarat Putri yang selalu di lirik oleh lelaki hidung belang yang bernama yahudi..setiap saat kami dihujani dengan peluru..bom..mortir,,dan tembakan yang membabi buta,,sasarannya bukan hanya para pejuang,,tetapi anak anak dan wanita serta orang tua..kami bangga karena negeri kami tempat para syuhada ..
Saudariku seiman,,,
Kadang aku mendambakan sebuah negeri yang damai seperti indonesia..untuk kami bisa membesarkan anak anak kami yang suatu saat kelak berguna untuk bangsa,Agama dan kelangsungan keturunan kami…tetapi janji memang berkehendak lain..
Kami meyakini dengan segenap iman dan jiwa raga kami,,bahwa kamilah umat yang dijanjikan oleh Allah melalui nabi Musa alaihis salam sebagai pemilik syah dari Tanah ini..karena kami masih beriman kepada Allah dan menuruti segala Perintah dan menjauhi laranganNya…
Kami sudah mengetahui bahwa Yahudi adalah keluarga kami juga dari keturunan yang sama,,namun mereka bernenek moyang Tsamiri yang menyembah patrung lembu emas..dan kami masih menyembah Allah Yang Maha kuasa Tuhanya Seluruh Nabi dan Rasul yang mulia..
Saudariku seiman..
Kamipun meyakini bahwa sekuat apapun tentara Yahudi ingin mengusir kami..Tentara Allah akan selalu membantu kami..seperti kejadian baru baru ini,,tentara yahudi lari dan terbunuh oleh 20 pasukan berkuda berpakaian Jubah putih yang menggunakan pedang..mataku melihat sendiri dimana saat itu kami tidak memiliki daya melawan tentara yahudi,,disitulah Allah membantu kami…
Kubagikan cerita ini untukmu semoga engkau jangan risau,,sedih hati,,kami masih dilindungi Allah….dan masih disayang Allah,,hidup dan mati kami hanya untuk Allah..
Saudariku seiman,,
Sampaikan salam hormatku kepada semua umat islam di Indonesia,,terima kasih atas segala doa dan bantuannya..Allah akan membalas kebaikan semuanya..
wassalamu’alaikum warahmatullah
Jameela Qoudriya al assaff
Email from Palestine..Jameela@Yahoo.pal.com 19 nov 2012 22.11
—
Teks asli Email
Assalamu ‘alaykum warahmatullah ….
Sister,, Aninda,,,
If only you know, we here in Palestine is like a princess who is always on the lyrics by the men philanderer who called Jews .. every time we showered with bullets .. bombs .. mortar, and shot blindly, not just the target fighters, but children, women and the elderly .. we proud of our country where the martyrs ..
My sister in faith,,,
Sometimes I crave a peaceful country like Indonesia .. for we can raise our children someday be useful to the nation, religion and the survival of our offspring … but the appointment does wishes others ..
We believe with all our faith and our soul, that we were the people who were promised by God through the prophet Moses alaihis salam as rightful owners of this land .. because we still believe in God, and obey all the commands and away stoping
We already know that the Jews are the offspring of our family are also the same, but they bernenek Tsamiri ancestors who worshiped the golden calf patrung .. and we still worship God Almighty God whole glorious prophet and messenger ..
Sisters in faith ..
We also believe that any strong Jewish army to expel us .. Army of God will always help us .. like the recent incident, soldiers killed by the Jews run and 20 horsemen dressed in white robes who use swords .. my eyes to see for myself where the time we have no power against the Jewish army,, that is where God help us …
kubagikan story you hope you do not worry,, painfully, we are protected by God …. and still loved God, we live and die only for Allah ..
My sister in faith,,
Say hello to all Muslims salute diIndonesia,, thank you for all the prayers and help .. God will reward the good of all ..
Wassalamu’alaikum warahmatullah
Jameela al assaff Qoudriya
Email from Palestine .. Jameela@Yahoo.pal.com 19 nov 2012 22:11
Sumber : http://gazanews.wordpress.com/2012/11/23/surat-dari-saudari-muslimah-palestina/#more-709
Foto di Gaza :
TerimaKasihPalestina !



























